22 tahun sudah ku bernafas

Alhamdulillah… subhanallah..

22 tahun,,.. ternyata saya masih diberikan umur olehNya sampai saat ini. Dan masih diberikan kesehatan yang bisa dirasakan begitu kokohnya bergandengan dengan sang raga.

22 tahun,,.. tak tahu apa saja yang telah di perbuat bagi diri sendiri dan orang lain. Apakah menguntungkan orang di sekitar atau malah merugikan??!!

22 tahun,,.. Pertanyaan mendalam, apakah ilmu yang didapat sudah di amalkan sepenuhnya ataukah tidak sama sekali??

22 tahun,,.. Berada di sekitar orang-orang sholeh dan sholehah membuat diri ini iri ingin menjadi seperti mereka. Namun, apakah saya menjerumuskan mereka ke dunia yang ku bawa??

22 tahun,,.. belum bisa menghasilkan apa yang orang lain perlukan, tapi malah menyusahkan teman.

22 tahun,,.. belum bisa membahagiakan dan membanggakan orang tua yang telah merawat 22 tahun ku ini!! malah membuat mereka bersedih dan menyusahkan dengan tingkah laku yang selama ini bersamaku..

22 tahun,,.. hanya bisa meminta bukan memberi..

22 tahun,,.. APA YANG SUDAH KU BERIKAN UNTUK ORANG TUA, KELUARGA, TEMAN, SEKOLAH, KAMPUS, NEGARA?????

Astagfirullah.. Mohon maaf yang sebesar besarnya kepada teman-teman yang baca blog saya, juga kepada orang tua bila dalam postinga selama ini menyinggung perasaan anda sekalian.. :D

Mohon doanya, mudah-mudahan di sisa umur saya sekarang diberkahi dan dirahmatiNya.. aamiin.. dan mudah-mudahan kita semua diberikan yang terbaik olehNya. aamiin..

Read and write data to PHP with Flex

Problem Summary

This is a small sample of how to read and write data to and from PHP with Flex.

Solution Summary

This shows some small sample code to transfer data using XML.

Explanation

Here is the PHP file.  Notice I have created a database and table each named test, and the table has 3 columns -> testid, name, and email.  You’ll have to create that database and that table for this to work.  Name this file rest.php.

<?php
//connect to mysql
$MySQLConnection = mysql_connect( "localhost", "root", "root" );
//load the database
mysql_select_db( "test" );
//get information from the test table
$Query = "SELECT * from test";
$Result = mysql_query( $Query );
/* print out your own XML */
print "
<people>\n";
while( $Row = mysql_fetch_object( $Result ) )
{
   print "
<person><testid>".$Row->testid."</testid><name>".$Row->name."</name><email>".$Row->email."</email></person>\n";
}
print "</people>";
?>

Here is the Flex front end code:

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<mx:Application xmlns:mx="http://www.adobe.com/2006/mxml" layout="absolute" creationComplete="rest_service.send()">
 <mx:HTTPService id="rest_service" url="http://localhost/rest.php"/>
 <mx:DataGrid left="0" right="0" top="0" bottom="0"
 dataProvider="{rest_service.lastResult.people.person}">
 <mx:columns>
 <mx:DataGridColumn headerText="Test ID" dataField="testid"/>
 <mx:DataGridColumn headerText="Name" dataField="name"/>
 <mx:DataGridColumn headerText="Email" dataField="email"/>
 </mx:columns>
 </mx:DataGrid>
</mx:Application>

Two things to notice:

The dataProvider attribute of the DataGrid is simply traversing the XML tree. You need to be on the attribute that repeats (in this case person), and not its parent.

Notice that the DataGridColumn’s dataField attribute match the column names in the database table.

Writing data to the server.

PHP code, named write.php:

<?php
$Text = "First is ".$_GET["first"];
$Text .= "\nSecond is ".$_GET["second"];
file_put_contents( "data.xml", $Text );
//you could easily write code here that will update data in a database
?>

Flex Code:

<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<mx:Application xmlns:mx="http://www.adobe.com/2006/mxml" layout="absolute">
<mx:HTTPService id="writeData" url=”http://localhost/write.php” method="GET" resultFormat="text" result="resultHandler(event)"/>
 <mx:Script>
 <![CDATA[
 import mx.rpc.events.ResultEvent;
 import mx.controls.Alert;
 public function resultHandler( event: ResultEvent ):void
 {
 Alert.show( "Result "+String(event.result) );
 }
 public function sendData( ):void
 {
 var objSend:Object = new Object;
 objSend.first = textInput.text;
 objSend.second = "Second Text";
 writeData.send( objSend );
 }
 ]]>
 </mx:Script>
 <mx:TextInput x="36" y="54" id="textInput"/>
 <mx:Button x="204" y="54" label="Send" click="sendData();"/>
</mx:Application>

Notice that the method on the HTTPService is set to GET, and the PHP code is reading in values from the GET global variable.  You could also change the method to POST, and then change the PHP script to read from the POST variable.

Belajar Bermimpi

DSC00081
Hmm.. Teringat akan mimpi-mimpi yang sudah di impikan.. Mudah-mudahan 4WI memberikan yang terbaik untuk saya dalam menggapai mimpi-mimpiku, aamiin.. :D  
Sudahkah anda bermimpi untuk hari esok??!! ;)  

Lamaranmu kutolak!!

Mereka, lelaki dan perempuan yang begitu berkomitmen dengan agamanya.
Melalui ta’aruf yang singkat dan hikmat, mereka memutuskan untuk
melanjutkannya menuju khitbah.

Sang lelaki, sendiri, harus maju menghadapi lelaki lain: ayah sang
perempuan.
Dan ini, tantangan yang sesungguhnya. Ia telah melewati deru
pertempuran semasa aktivitasnya di kampus, tetapi pertempuran yang
sekarang amatlah berbeda.

Sang perempuan, tentu saja siap membantunya. Memuluskan langkah mereka
menggenapkan agamanya.

Maka, di suatu pagi, di sebuah rumah, di sebuah ruang tamu, seorang
lelaki muda menghadapi seorang lelaki setengah baya, untuk ‘merebut’
sang perempuan muda, dari sisinya.

“Oh, jadi engkau yang akan melamar itu?” tanya sang setengah baya.
“Iya, Pak,” jawab sang muda.

“Engkau telah mengenalnya dalam-dalam? ” tanya sang setengah baya
sambil menunjuk si perempuan.
“Ya Pak, sangat mengenalnya, ” jawab sang muda, mencoba meyakinkan.
“Lamaranmu kutolak. Berarti engkau telah memacarinya sebelumnya? Tidak
bisa. Aku tidak bisa mengijinkan pernikahan yang diawali dengan model
seperti itu!” balas sang setengah baya.
Si pemuda tergagap, “Enggak kok pak, sebenarnya saya hanya kenal
sekedarnya saja, ketemu saja baru sebulan lalu.”
“Lamaranmu kutolak. Itu serasa ‘membeli kucing dalam karung’ kan, aku
takmau kau akan gampang menceraikannya karena kau tak mengenalnya.
Jangan-jangan kau nggak tahu aku ini siapa?” balas sang setengah baya,
keras.

Ini situasi yang sulit. Sang perempuan muda mencoba membantu sang
lelaki muda. Bisiknya, “Ayah, dia dulu aktivis lho.”

“Kamu dulu aktivis ya?” tanya sang setengah baya.
“Ya Pak, saya dulu sering memimpin aksi demonstrasi anti Orba di
Kampus,” jawab sang muda, percaya diri.
“Lamaranmu kutolak. Nanti kalau kamu lagi kecewa dan marah sama
istrimu, kamu bakal mengerahkan rombongan teman-temanmu untuk mendemo
rumahku ini kan?”
“Anu Pak, nggak kok. Wong dulu demonya juga cuma kecil-kecilan. Banyak
yang nggak datang kalau saya suruh berangkat.”
“Lamaranmu kutolak. Lha wong kamu ngatur temanmu saja nggak bisa, kok
mau ngatur keluargamu?”

Sang perempuan membisik lagi, membantu, “Ayah, dia pinter lho.”
“Kamu lulusan mana?”
“Saya lulusan Fakultas Ekonomi UNPAD Pak. UNPAD itu salah satu kampus
terbaik di Indonesia lho Pak.”
“Lamaranmu kutolak. Kamu sedang menghina saya yang cuma lulusan STM
ini tho? Menganggap saya bodoh kan?”
“Enggak kok Pak. Wong saya juga nggak pinter-pinter amat Pak. Lulusnya
saja tujuh tahun, IPnya juga cuma dua koma Pak.”
“Lha lamaranmu ya kutolak. Kamu saja bego gitu gimana bisa mendidik
anak-anakmu kelak?”

Bisikan itu datang lagi, “Ayah dia sudah bekerja lho.”
“Jadi kamu sudah bekerja?”
“Iya Pak. Saya bekerja sebagai marketing. Keliling Jawa dan Sumatera
jualan produk saya Pak.”
“Lamaranmu kutolak. Kalau kamu keliling dan jalan-jalan begitu, kamu
nggak bakal sempat memperhatikan keluargamu.”
“Anu kok Pak. Kelilingnya jarang-jarang. Wong produknya saja nggak
terlalu laku.”
“Lamaranmu tetap kutolak. Lha kamu mau kasih makan apa keluargamu,
kalau kerja saja nggak becus begitu?”

Bisikan kembali, “Ayah, yang penting kan ia bisa membayar maharnya.”
“Rencananya maharmu apa?”
“Seperangkat alat shalat Pak.”
“Lamaranmu kutolak. Kami sudah punya banyak. Maaf.”
“Tapi saya siapkan juga emas satu kilogram dan uang limapuluh juta Pak.”
“Lamaranmu kutolak. Kau pikir aku itu matre, dan menukar anakku dengan
uang dan emas begitu? Maaf anak muda, itu bukan caraku.”

Bisikan, “Dia jago IT lho Pak”
“Kamu bisa apa itu, internet?”
“Oh iya Pak. Saya rutin pakai internet, hampir setiap hari lho Pak
saya nge-net.”
“Lamaranmu kutolak. Nanti kamu cuma nge-net thok. Menghabiskan
anggaran untuk internet dan nggak ngurus anak istrimu di dunia nyata.”
“Tapi saya ngenet cuma ngecek imel saja kok Pak.”
“Lamaranmu kutolak. Jadi kamu nggak ngerti Facebook, Blog, Twitter,
Youtube? Aku nggak mau punya mantu gaptek gitu.”

Bisikan, “Tapi Ayah…”
“Kamu kesini tadi naik apa?”
“Mobil Pak.”
“Lamaranmu kutolak. Kamu mau pamer tho kalau kamu kaya. Itu namanya
Riya’. Nanti hidupmu juga bakal boros. Harga BBM kan makin naik.”
“Anu saya cuma mbonceng mobilnya teman kok Pak. Saya nggak bisa nyetir”
“Lamaranmu kutolak. Lha nanti kamu minta diboncengin istrimu juga? Ini
namanya payah. Memangnya anakku supir?”

Bisikan, “Ayahh..”
“Kamu merasa ganteng ya?”
“Nggak Pak. Biasa saja kok”
“Lamaranmu kutolak. Mbok kamu ngaca dulu sebelum melamar anakku yang
cantik ini.”
“Tapi pak, di kampung, sebenarnya banyak pula yang naksir kok Pak.”
“Lamaranmu kutolak. Kamu berpotensi playboy. Nanti kamu bakal selingkuh!”

Sang perempuan kini berkaca-kaca, “Ayah, tak bisakah engkau tanyakan
soal agamanya, selain tentang harta dan fisiknya?”
Sang setengah baya menatap wajah sang anak, dan berganti menatap sang
muda yang sudah menyerah pasrah.
“Nak, apa adakah yang engkau hapal dari Al Qur’an dan Hadits?”
Si pemuda telah putus asa, tak lagi merasa punya sesuatu yang berharga.
Pun pada pokok soal ini ia menyerah, jawabnya, “Pak, dari tiga puluh
juz saya cuma hapal juz ke tiga puluh, itupun yang pendek-pendek saja.
Hadits-pun cuma dari Arba’in yang terpendek pula.”
Sang setengah baya tersenyum, “Lamaranmu kuterima anak muda. Itu
cukup. Kau lebih hebat dariku. Agar kau tahu saja, membacanya saja
pun, aku masih tertatih.”
Mata sang muda ikut berkaca-kaca.

Ini harus happy ending, bukan?
:D

sumber: http://forum.dudung.net

MERDEKA!!!

Dirgahayu bagi negara tercinta ku Indonesia…

mudah-mudahan pada umur sekarang lebih baik dari yang kemarin ya.. :D

Arsip

Add my facebook Follow me

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 2.584 pengikut lainnya.

Newsjid | Masjid Punya Berita

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.584 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: