Introspeksi Akhir Tahun

Hari ini masih di tahun 2009. Dua hari lagi akan hadir angka baru yang berselisih 10. apalagi kalau bukan 2010 atau mungkin 3020 tapi itu nampaknya tak mungkin bila saya harus bermimpi untuk hidup sampai tahun 3020. Teringat dengan perkataan Soe Hok Gie “Yang terbaik adalah tidak pernah dilahirkan. Atau dilahirkan tapi mati muda. Yang paling sengsara adalah mati tua, sakit-sakitan, ditinggalkan. Berbahagialah mereka yang mati muda.” Ahh.. ingin rasanya mati dalam keadaan husnul khatimah (aamiin..) masalah mati muda atau tua, saya serahkan semua padaNya.

Sungguh berat meninggalkan tahun 2009 ini, banyak kejadian, banyak peristiwa, banyak banyak dan banyaaak… hal-hal yang belum bisa terlealisasikan. Banyak kasus yang muncul dari mulai kasus Bu Prita, Buaya dan Cicak, PEMILU (horee..nyoblos nyontreng lagi euy) sampai-sampai buku gurita cikeaspun jadi laku gara-gara di jegal pemerintah ga boleh muncul. Entah apa tujuannya, yang jelas saya belum tahu lagi beritanya karena lagi males nonton. (alesann.. hehe..)

Dengan ini saya bersyukur telah melewati hal terindah semasa kuliah yaitu telah beres menyelesaikan KP (Kerja Praktek) lhoo.. TA-nya gimana nduk??!! hehe.. insyaAllah akan menjadi hal ter-terindah yang akan mengisi kehidupan saya nanti kalau sudah lulus. InsyaAllah LULUS 2010 dengan peringkat di paksa cumlaude.

Saya semakin menikmati proses sekarang dimana aktif di berbagai kegiatan, serta menjabat pada posisi yang strategis dalam sebuah organisasi remaja di Bandung yaitu KARISMA ITB (walaupun saya ga kuliah di ITB) tapi saya dapat banyak ilmu yang mungkin orang lain akan berbeda pendapat dengan saya. Kemampuan berbicara, menyampaikan, agama, intelektual saya meningkat daripada tahun lalu yang memasuki masa suram.

Ahhh.. banyak yang ingin saya lakukan tahun 2010 kelak. yang pasti saya harus kerjain TA dan LULUS tahun 2010. Makin lama jadi mahasiswa ternyata tidak mengenakan mertua orangtua, ngabisin duit mulu kerjaannya. Kalau bisa, ya bikin perusahaan atau minimal ya kerja di Jakarta lah.

Segala sesuatunya harus lebih baik daripada sekarang. Saya harus lebih amanah lagi dalam berorganisasi. Saya harus membawa Karisma menuju generasi yang rabbani dan rahamatan lil alamin.

Saya harus lebih banyak lagi bergaul dengan orang lain kaya kemarin dengan tukang cuanki, martabak bangka, supir angkot, buruh bangunan, bidan, perawat, yang kerja di puskesmas, tukang becak, tukang cukur, (apa lagi ya.. lupa) satpam, keluarga yang telah ancur dan yang lainnya. Makasih Bapak dan Ibu dan Akang dan Teteh dan Ade dan semuanya, karena kalian hidup saya jadi lebih hidup dan bermakna. Hidup ini sayang kalau di isi dengan tangisan dan hal-hal yang berbau duniawi. Aahhh.. sudahlah.

2010 merupakan tantangan dan peluang yang terbuka lebar-lebar, saya siapkan kaki tegap yang akan menyongsong hari esok yang lebih baik dengan kaki saya sendiri.

Bismillahirrahmaanirrahiim..

Di persinggahan depan komputer adik tercinta seusai ngerjain aplikasi quisioner karisma, ngantuk belum tidur. 30 desember 2009

Narapidana mengubah dunia

Percakapan antara 2 orang Narapidana di sebuah penjara.
Napi 1 : “Kamu tahu gak? Kita ini sangat beruntung!”
Napi 2 : “Oh ya? Kenapa?”
Napi 1 : “Dengan adanya kita disini, kita sudah membuat dunia jadi lebih baik!”

dari blog temen: Domon

i like sunday santay sambil makan sotoy.. ^_^

Bebek Besar Ala Karisma

Pernah denger bebek besar??! hmm..yummy, memang enak kalo dengar bebek besar. Apalagi kalo bebeknya di bakar atau di goreng. Eits.. ini bukan bebek yang di maksud, tapi Bebek Besar yang di maksud ada kepanjangannya, yaitu “Beberes Sekre Karisma” hehe..

Niatnya sih agendanya dari tanggal 24-25 Desember 2009 sekarang, tapi kayanya jadi mundur, kata katimnya pengen ampe senen –waduuuhh parah pisan– bala tentara pembina ternyata udah pada pulang kandang kampung, jadi tangan yang digunakan hanya dua saja perorang –emang harusnya berapa??hehe..–

Dengan semangat masih membara dan keletihan memuncak dari acara KARISMA CAMP 19-21 desember kemarin saya datang ke sekre. Sayang, saya datang telat pas session 1 alias tanggal 24-nya yang session 2 juga telat sih, harus jumatan di deket rumah dulu soalnya hehe.. :lol: Pas datang wuih, ada yang berbeda dengan sekre yang saya tau dari dulu –2,5 tahun tepatnya– hari ini sekre bener-bener ga karuan. Dari sampai cat tembok, cat besi, cat kuku, cat rambut, cat and dog –lebay mode OON– berserakan di sekre. Tapi walhasil sekre Karisma sekarang udah beda lho.. chasing sekre Karisma udah ganti lho.. Lemari Karisma ada yang beda lhoo.. Jadi kapan mau ke Sekre lagi?? –inspirasi dari kantong dagadu hehe..:D –

Berbahan ada apanya eh apa adanya, berkat kreatifitas otak-otak sholeh dan sholehah yang cerdas semua bisa teratasi. “Tembok kotor jadi bersih, tembok bersih jadi kotor” itu motto pembina yang ikut Bebek Besar hehe..

Dimana-mana sekre Ikhwan jadi Raja, makanya ini barang-barang paburantak di sekre Akhwat –maaf ya sekre.. :D — Kalau ga salah di sebelah sini ada teh Eva lagi beres-beres, tapi ga kefoto malu-malu gatau mau gatau nggak –apaan sih nay??hehe.. — :D

Ini dia sang Mandor alias ketua Tim BRT (Badan Rumah Tangga) k’dani a.k.a tuk-tuk tapi ga kelihatan mukanya, ketutupan sama perawat mandornya k’ Danil yang lama hilang ditelan bumi, karena kesibukannya merawat kuliahnya –asa teu nyambung–

Nahhh.. ini dia yang dinanti-nanti baik yang ikut kerja, ga kerja, dan yang pura-pura kerja. Makan Bareng tapi ga pake bebek melainkan pake ayam dengan harga 6ribu yang harusnya 6500, dan si penjualnya di todong oleh Devi (yang depan kanan) dipaksa harus 6ribu –kalo ga salah dengan wajah memelas sih hehe.. :D

Makan bareng inilah yang paling sering dikenang baik pembina maupun alumni, karena makannya sama-sama di nyiru –adooohh apa ya bahasa indonesianya nyiru, ada yang tau??hehe.. :mrgreen: — aahhh… ukhuwah yang tak tergantikan nikmatnya.. :D

Ini Adit sang babu Pesuruh Mandor, yang mau-maunya ngecat tembok dengan tangan –emang harusnya pake apa??–

Nahh.. ini dia si jali-jali Raja dari mandor-mandor yang ada. Selain orangnya kalem, lemah gemulay, alay, tapi beliau jago design dan jago nyolder –kan kuliah elektro hehe.. –

Semua mencorat-coret tembok dengan sendiri-sendiri asalkan semuanya berpedoman pada “bhineka tunggal ika” yang artinya “Berbeda beda namun tetap satu jua” jadi saya bingung mau ngomong apa hehe..

Tapi alhamdulillah 65% dari rencana Bebek Besar sudah beres, tinggal Sekre Akhwat Sekre Lantai 1,5 dan lantai 2 Sekre Karisma –mudah-mudahan ada lantai 3nya–

Semua berpartisi sapi pasi disini, melakukan hal yang baik-baikan sampai yang gila-gilaan. Tak lupa juga perwakilan yang ditinggalkan oleh GF baru GF FIKAR yaitu ian, yang pas datang tanpa basa-basi langsung bertanya “Saya harus ngelakuin apa?” seketika dengan spontan semua pembina berkata “WOW??!!!” –ga semuanya sih, cuman yang datang pas bebek besar aja kok–

Ahhh.. enaknya Steak, lezatnya Pizza, nikmatnya Warung Perancis terkalahkan dengan adanya Bebek besar. Sungguh tak ada yang lebih nikmat dari nikmatnya jerih payah bersama untuk memulai perubahan. Dan perubahan itu di mulai dari SEKRE KARISMA ITB.

sekre Karisma sekarang udah beda lho.. chasing sekre Karisma udah ganti lho.. Lemari Karisma ada yang beda lhoo.. Jadi kapan mau ke Sekre lagi?? –inspirasi dari kantong dagadu hehe.. :D

Di peristirahatan raga, awal 26 Desember 2009
nb:nantikan episode bebek besar session 2

Arsip

Add my facebook Follow me

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 2.587 pengikut lainnya.

Newsjid | Masjid Punya Berita

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.587 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: