Selamat 10th WordPress!

Horaaayy.. WordPress sudah 10 tahun memanusiakan blog. Dan saya sudah 4 tahun bergelut di WordPress.

Terimakasih WordPress

Terimakasih Matt, dan

Terimakasih Client-Client saya rela menggunakan WordPress untuk webnya

Maaf, belum berkontribusi banyak untuk perkembanganmu duhai WordPress.

Dan sampai jumpa nanti sore di Meetup WordPress 10th Anniversary di Jekardah

Twenty Twelve, Default theme WordPress

Sudah menjadi tradisi, kalau sudah masuk tahun baru WordPress akan mengganti default theme bawaannya. Kalau tahun 2011 dinamakan Twenty Eleven. Untuk tahun 2012 ini juga akan berubah lagi.

Tim pengembang dari WordPress sedang membuatnya. Saya sendiri belum tahu secara pasti bocoran tampilannya. Hanya saja ada beberapa fitur yang mungkin banyak bertambah dibanding versi sebelumnya.

Untuk melihat progressnya bisa dilihat di forum diskusinya para WordPress developer di sini. Untuk forumnya bisa dilihat di http://wpdevel.wordpress.com/

Ada bayangan mengenai theme default terbaru ini?

Jalan buntu, cari jalan lain!

Hari ini bener-bener menguras otak, mata, dan pikiran. Pertama, ditinggal istri mudik ke Tasik. Kedua, berkutat dengan gajah alias PHP.

Hari ini deadline kantor musti beres. Dengan bantuan CSV Importer, plugin ini khusus untuk import file csv menjadi postingan di web berbasis WordPress. Kenapa saya pilih ini, karena sebelumnya saya pernah menggunakan plugin ini juga untuk projekan.

Lalu apa yang bikin pusing bin mumet? 4 jam saya ngulik import taxonomy untuk custom post type gak berhasil. Datanya berhasil masuk dan di create. Akan tetapi postingan yang dibikin gak di assign ke taxonomy yang dipilih. Walhasil, nyari ide lain gimana caranya agar data taxonomy bisa masuk sempurna. Dan akhirnya, memilih “MANUAL”!!! ahahaha… Inilah salah satu jalan lain menuju Roma! :lol:

Dan untungnya bukan saya yang ngerjain secara “MANUAL” tadi, melainkan rekan kerja saya ahahaha..

Sampai sekarang masih penasaran ama plugin yang satu ini. Masalahnya kalau assign di category post biasa berhasil dengan sempurna tanpa cacat. Tapi kalau dengan taxonomy selalu gagal. Bahkan setelah di DEBUG-DEBUG sampai core WP-nya ahaha.. :lol:

nb: Maafkan saya Muthia, dikau menjadi tumbal kali ini :lol:

Mencoba peruntungan iseng-iseng

Ok, saatnya ngerjain projek iseng-iseng. Bikin plugin buat di WordPress, terus nanti dijual di marketplace khusus buat plugin-plugin WordPress. Ya, siapa tahu banyak yang butuh dan banyak yang males ngoding haha.. :lol:

Plugin apakah itu, lihat nanti saja. Masih dalam otak yang tak kunjung reda menahan galau *halah*

–Dalam malam minggu bergalau ria,
di kantor –

Ngotak ngatik MP3 Player di WordPress

Dari kemarin masih ngulik-ngulik custom meta di WordPress. Rencananya si themes ini bisa menjual produk digital kaya file MP3 gitu. Oiya themes ini untuk Web Shop, dengan menggunakan plugin WP eCommerce. Selanjutnya tinggal otak-atik themes sendiri, lalu menggunakan panel sendiri.

Untuk MP3 playernya menggunakan library jPlayer. Kalau dipikir-pikir sih lumayan gampang diimplementasikannya, dan bisa dikostumasi untuk style playernya. Tapi saya ingin menggunakan library ini ditambah untuk pengelolaan filenya juga. Misalnya tambah file dan hapus file. Ini benar-benar harus dikostumasi.

Dan ternyata di WordPress ada fitur untuk mengurus perfungsian menggunakan ajax **suer baru tau haha.. :lol:. Nama filenya admin-ajax.php. Nah disinilah si library MP3 Player di gabung ama admin-ajax.php tadi, biar semuanya disubmit tanpa refresh. Dua hari ngulik akhirnya bisa ketemu jalan keluarnya hihihi..

Tutorial admin ajax ada di sini: http://codex.wordpress.org/AJAX_in_Plugins

Archives

Add my facebookFollow me

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Newsjid | Masjid Punya Berita

%d bloggers like this: